Rabu, 18 Januari 2012

Resolusi Pengisi Waktu Liburan

Masa liburan merupakan masa yang ditunggu-tunggu oleh semua kalangan tak luput juga kalangan Mahasiswa yang notabenenya berprofesi sebagai pelajar (status pekerjaan di kartu tanda pengenal), masa liburan adalah masa yang sangat menyenangkan karena terlepas dari segala macam bentuk penindasan segudang kesibukan tugas kuliah dan aktifitas lain yang menyita banyak waktu, biaya dan pikiran. Biasanya hal yang dilakukan oleh kalangan Mahasiswa apabila masa liburan tiba adalah mudik ke tempat asal mereka yang jarang dikunjungi karena terdampar ditempat kuliah dan tidak memungkinkan apabila harus pergi-pulang kampus dari rumah, apalagi Mahasiswa rantau asal luar pulau yang bisa dibayangkan sendiri berapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan jika harus bolak-balik ke daerah asalnya.

Masa liburan biasanya diisi dengan aktifitas refreshing (bagi sebagian orang) untuk melepas segala penat yang bersenyawa didalam tubuhnya sehingga jiwa dan raga menjadi fresh dan siap untuk melakukan aktifitas lain yang sudah siap untuk menerjang tubuh kita. Setelah hal itu dilakukan Mahasiswa mulai menjalani aktifitas harian yang seperti biasa dilakukan namun karena masa liburan kuliah masih panjang maka tidak ada aktifitas berarti yang dapat dilakukan kecuali bersantai sambil menikmati hari dengan segala sesuatu yang dapat menghabiskan sisa waktu liburan mulai dari stay di warung kopi dari buka sampai tutup, main game, membaca buku dan mengingat kembali materi kuliah yang sudah ditempuh (sebagian kalangan saja), serta mengurus organisasi (bagi sebagian kalangan) karena masa liburan adalah masa yang baik untuk melakukan segala jenis kegiatan karena tidak akan terbentur jadwal kuliah.

Dari sisi ekonomi dengan datangnya masa liburan dapat berpengaruh terhadap pendapatan penjual makanan ditempat yang dekat dengan tempat kos karena sebagian Mahasiswa mulai pulang ke daerah masing-masing. Dilain sisi dengan datangnya masa liburan maka jumlah pengangguran tidak tetap meningkat secara dramatis karena peningkatannya begitu tajam, bisa dibayangkan jika dalam satu universitas jumlah Mahasiswanya 5000 orang maka berapa banyak jumlah pengangguran yang disumbangkan oleh seluruh universitas se-Indonesia, angka yang fantastis sekian juta orang menambah beban jumlah pengangguran. Hal itu sering terjadi karena Mahasiswa dididik untuk menjadi tenaga konseptual namun tidak dibekali pengalaman terjun secara langsung untuk menerapkan pengetahuannya secara nyata sehingga apabila musim liburan tiba sangat sedikit sekali Mahasiswa yang mengisi masa liburannya untuk mempraktekkannya, semisal Mahasiswa Fakultas Ekonomi akan kesulitan apabila harus mempraktekkan materi tentang jumlah permintaan dengan penawaran yang telah diterimanya karena materi dan praktek sangat berbeda kondisinya dan kondisi real sangat dinamis.

Seandainya setiap universitas memfasilitasi Mahasiswanya untuk dapat praktek secara langsung semisal untuk Mahasiswa Fakultas Ekonomi difasilitasi untuk mengelola tempat usaha kecil-kecilan maka mereka akan sedikit mendapat pengalaman secara langsung tentang materi yang dipelajari dan apabila masa liburan tiba maka mereka tidak akan bingung apa yang harus dilakukan pada saat liburan. Namun nampaknya hal itu sedikit sulit untuk terkabulkan tetapi ada cara lain yang dapat ditempuh untuk mengisi masa liburan misalnya dengan magang di tempat yang sekiranya dapat memberikan pengalaman kerja secara langsung sesuai dengan bidang masing-masing. Dengan cara magang kita dapat memperoleh banyak pengalaman yang jelas tidak akan kita dapat dikampus, selain itu juga kita dapat belajar bagaimana kondisi real yang terjadi dalam dunia praktis dan juga kita tidak harus mengeluarkan biaya besar untuk investasi usaha karena kita hanya ikut mengelola secara langsung tanpa ikut memiliki usaha tersebut sehingga resiko kerugian yang menimpa kita sangat kecil.

Ada solusi lain misalnya selama liburan panjang tersebut dihabiskan dengan mengikuti kursus dan pelatihan yang menunjang keahlian yang ditekuni misalnya bahasa Inggris, pemrograman, teknisi, dll. Sehingga pasca liburan kemampuan kita akan melejit melebihi dengan mahasiswa lain yang hanya liburan “biasa”. Bisa juga bagi yang lemah dalam mata kuliah tertentu, atau kemampuan teknis tertentu, maka di masa liburan ini menjadi ajang yang sangat berharga untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan tersebut beserta meningkatkan skill kemampuan yang memang dirasa lemah/kurang, sehingga ketika masuk kuliah kembali, mereka datang dengan kekuatan ilmu dan pengetahuan yang semakin kuat dan matang.

Dengan cara diatas setidaknya dapat mengurangi sedikit jumlah pengangguran yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan namun semua itu kembali lagi kepada pribadi masing-masing mau melakukannya atau tidak dan setiap usaha pasti ada dampaknya baik positif maupun negatif tinggal bagaimana kita menjalaninya, jika kita bersungguh-sungguh ingin memulainya maka pasti akan ada jalan yang memudahkan usaha kita. Seperti yang  diterangkan dalam QS 13:11 yang menyatakan bahwa "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka" dan ayat tersebut sudah jelas menyerukan kepada kita agar dapat merubah nasib kita agar lebih baik, jika kita tidak merubahnya dan pasrah pada apa yang akan terjadi pada diri kita maka bersiaplah untuk menerima apapun yang ada meskipun itu jauh dari harapan dan keinginan kita karena kita tidak berusaha untuk mengusahakan apa yang terbaik untuk kita.

Sekian sedikit coretan yang dapat saya tuliskan, bersambung pada tulisan-tulisan lain yang menceritakan hal lain.

Catatan : Tulisan ini hanya berdasarkan perspektif sempit penulis belaka, apabila benar menurut pembaca silahkan diambil jika tidak sesuai dengan pembaca silahkan diabaikan saja, karena tidak ada yang sempurna didunia ini dan kesempurnaan hanya milik Allah semata. Selamat berkarya...

0 Pesan:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Coretan Sunthree - All Rights Reserved, Monitored By Blog Copy B-Seo Versi 3 by Bamz